Genoa CFC berhasil meraih kemenangan dramatis 2-1 atas AS Roma dalam lanjutan Serie A. Gol penentu dari striker pengganti Vítinha pada menit ke-80 memastikan tiga poin penting bagi tuan rumah dalam duel sengit yang berlangsung di Stadio Luigi Ferraris pada Senin, 9 Maret 2026 dini hari WIB.

Babak Pertama Tanpa Gol

Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan berjalan dengan intensitas tinggi dan diwarnai banyak duel fisik di lini tengah. Kedua tim berupaya menciptakan peluang, namun pertahanan solid dari masing-masing kubu membuat skor tetap imbang.

Peluang terbaik bagi Genoa datang pada menit ke-24 melalui tembakan Junior Messias dari dalam kotak penalti. Namun, kiper AS Roma, Mile Svilar, tampil sigap dengan menepis bola yang mengarah ke gawangnya. Sementara itu, AS Roma juga sempat mengancam lewat upaya Donyell Malen, tetapi tembakannya berhasil diblok oleh lini pertahanan Genoa. Hingga turun minum, skor kacamata 0-0 tak berubah.

Genoa Memimpin Lewat Titik Putih

Memasuki babak kedua, Genoa langsung meningkatkan agresivitas serangan. Upaya mereka membuahkan hasil pada menit ke-52 setelah wasit menunjuk titik putih. Hadiah penalti diberikan kepada tuan rumah menyusul pelanggaran Lorenzo Pellegrini terhadap Mikael Ellertsson di dalam kotak terlarang.

Junior Messias yang dipercaya sebagai algojo sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna. Sepakan kaki kirinya meluncur keras ke tengah gawang, tak mampu dijangkau Svilar, dan membawa Genoa unggul 1-0.

Roma Samakan Kedudukan

Tertinggal satu gol, AS Roma merespons dengan meningkatkan tekanan. Hanya berselang tiga menit, usaha mereka akhirnya membuahkan hasil. Berawal dari situasi sepak pojok, Evan Ndicka berhasil menyundul bola di depan gawang dan mengarahkannya ke sudut bawah gawang Genoa, membuat skor kembali imbang 1-1 pada menit ke-55.

Gol Vítinha Kunci Kemenangan Genoa

Setelah gol penyama kedudukan, pertandingan semakin terbuka dengan kedua tim saling melancarkan serangan. AS Roma mencoba membalikkan keadaan melalui beberapa peluang, termasuk sundulan Donyell Malen pada menit ke-61 yang masih melambung di atas mistar gawang.

Namun, justru Genoa yang kembali berhasil mencetak gol pada menit ke-80. Berawal dari skema serangan di dalam kotak penalti, Patrizio Masini memberikan umpan pendek kepada Vítinha. Striker pengganti itu dengan tenang menyambar bola dari jarak dekat untuk membawa Genoa kembali unggul 2-1.

Roma Gagal Membalas

Pada sisa waktu pertandingan, AS Roma berupaya keras untuk menyamakan skor, namun lini pertahanan Genoa tampil sangat disiplin dan solid. Peluang terbaik Genoa justru datang pada masa tambahan waktu melalui tembakan Ruslan Malinovskyi yang masih mampu diselamatkan oleh Svilar.

Hingga peluit akhir dibunyikan, skor 2-1 untuk kemenangan Genoa tetap bertahan. Hasil ini menjadi sangat penting bagi Genoa dalam upaya mereka menjauh dari zona degradasi, sementara AS Roma harus pulang tanpa poin dari kunjungan mereka ke Luigi Ferraris.