Seri pertama MotoGP 2026 akan segera bergulir, diawali dengan MotoGP Thailand di Sirkuit Buriram akhir pekan ini, tepatnya pada 27 Februari hingga 1 Maret. Sorotan utama banyak pihak tertuju pada Marc Marquez, yang diprediksi oleh sejumlah pakar dan komentator sebagai pembalap yang harus dikalahkan.
Stefan Bradl, mantan pembalap MotoGP sekaligus komentator, secara spesifik menempatkan Marc Marquez sebagai favorit juara MotoGP 2026. Ia diikuti oleh Marco Bezzecchi, Francesco Bagnaia, dan Alex Marquez dalam daftar prediksinya. Performa fantastis Marquez pada musim 2025 menjadi dasar kuat bagi statusnya sebagai kandidat utama.
Rekor-Rekor yang Menanti Marc Marquez di MotoGP 2026
Dengan performa yang terus menanjak, belasan rekor legendaris menanti untuk dipecahkan atau disamai oleh pembalap berjuluk “The Alien” tersebut:
- Setelah memenangi gelar 2025, Marc telah menyamai Valentino Rossi dalam urusan jumlah gelar di kelas utama, yakni tujuh. Ada potensi besar untuk mempertajam pencapaian itu tahun ini, menyamai rekor Giacomo Agostini dengan delapan gelar juara dunia.
- Marc merupakan juara tertua di era MotoGP, memecahkan rekor Rossi pada 2009 di usia 30 tahun, dengan memenangi gelar 2025 di usia 32 tahun.
- Dengan 73 kemenangan MotoGP, Marquez dapat melampaui rekor Rossi pada 2026 ini. Rekor saat ini berada di angka 89. Marc perlu memenangi 16 dari 22 balapan untuk mencapainya.
- Marc juga bisa memecahkan rekor Rossi untuk lap tercepat terbanyak dalam sejarah kelas utama, karena Marquez memiliki 72 lap tercepat, hanya membutuhkan lima lap lagi pada 2026 untuk melampaui rekor Rossi.
- Marc memiliki jumlah lap tercepat terbanyak dalam satu musim dengan 12 lap, bersama Rossi dan Agostini. Ia berpeluang melampaui rekor 13 lap yang mungkin dicapai pada tahun 2026.
- Marc yang kini berusia 32 tahun itu, bisa menjadi pembalap paling sukses dalam balapan Sprint, karena dia hanya membutuhkan dua kemenangan lagi untuk mengalahkan rekor Jorge Martin yang meraih 16 kemenangan.
- Marc juga dapat memperpanjang rekornya sendiri sebagai pembalap dengan kemenangan Sprint beruntun terbanyak, setelah meraih delapan kemenangan beruntun pada 2025, antara Aragon dan Catalan.
- Dengan sembilan kemenangan di Sachsenring, Jerman, Marquez dapat menyamai Agostini lagi untuk kemenangan terbanyak di satu sirkuit/Grand Prix, dengan legenda Italia itu memenangkan 10 kali di Imatra, Finlandia.
Dominasi Marc Marquez: Rekor-Rekor yang Sudah Digenggam
Selain potensi rekor baru, Marc Marquez juga telah memegang beberapa rekor impresif yang menunjukkan dominasinya:
- Memegang rekor kemenangan terbanyak dalam satu musim (13).
- Memegang rekor podium terbanyak dalam satu musim (19).
- Memegang rekor pole position terbanyak (74).
- Memegang rekor pole terbanyak dalam satu musim (13).
- Memegang rekor pole terbanyak di sirkuit yang sama (8, di Austin dan Sachsenring).
- Memegang rekor pole, kemenangan, lap tercepat, dan memimpin setiap lap dalam balapan yang sama (11).
Dalam sebuah wawancara umum, Marc mengatakan, “Kemenangan 2025 adalah keberhasilan paling penting dalam kariernya, mengingat upaya yang telah dia lakukan untuk pulih dari cedera berkepanjangan sebelumnya.” Dengan kalender MotoGP 2026 yang panjang dan menantang, peluang Marc Marquez untuk mengukir namanya lebih dalam di buku sejarah balap motor sangat terbuka lebar.




