MILAN, ITALIA – Amerika Serikat siap mengukir prestasi gemilang di Olimpiade Musim Dingin yang berlangsung dari 6 hingga 22 Februari 2026. Dengan menurunkan 232 atlet, skuad menjadi yang terbesar dalam sejarah partisipasi mereka di ajang olahraga musim dingin ini, menunjukkan ambisi besar untuk meraih medali emas.

Bintang-Bintang Veteran dan Talenta Muda

Perhatian utama tertuju pada para atlet berpengalaman yang kembali unjuk gigi. Lindsey Vonn, 41 tahun, membuktikan bahwa pengalaman adalah kunci utama di arena alpine, meskipun usianya tidak semuda para pesaingnya. “Saya mungkin tidak secepat atlet muda, tapi pengalaman saya di trek Olimpiade tidak tertandingi,” ujar Vonn, menegaskan kesiapannya. Ia akan bersaing dengan sesama bintang alpine skier, Michaela Shiffrin, yang berambisi menambah koleksi emas Olimpiadenya yang ketiga di penampilan keempatnya. Shiffrin telah melewati berbagai rintangan, termasuk cedera dan kehilangan orang tua, namun tetap optimis.

Di cabang snowboarding, Chloe Kim, sang ratu halfpipe, dipastikan siap berlaga meskipun sempat mengalami cedera ringan. Dukungan penuh dari keluarga menjadi pilar penting bagi Kim untuk terus berprestasi dan menginspirasi generasi muda.

Wajah Baru di Cabor Es

Olimpiade Musim Dingin Milan Cortina 2026 juga menjadi panggung bagi talenta-talenta muda Amerika Serikat, terutama di cabang figure skating. , yang dijuluki “quad god” berkat kemampuan lompatannya yang luar biasa, menjadi sorotan utama. Ia sebelumnya telah membantu tim AS meraih emas dalam nomor beregu. “Semua itu menumpuk saat momen-momen ini terlintas di depan mata Anda, yang mengakibatkan kehancuran yang tak terhindarkan,” tulis Simone Biles, yang menyaksikan langsung perjuangan Malinin, mengomentari beban ekspektasi di ajang sebesar Olimpiade. Meski sempat terjatuh di program seluncur bebas, Malinin sebelumnya tampil sempurna di program pendek, menunjukkan potensinya yang besar.

Pasangan Madison Chock dan Evan Bates, yang telah tujuh kali menjuarai nasional di nomor ice dance, juga berambisi menambah koleksi medali mereka, menekankan pentingnya persahabatan dan dukungan keluarga dalam perjalanan mereka.

Target Emas di Hoki Es

Tim hoki es putra Amerika Serikat juga menjadi salah satu unggulan. Setelah menjuarai grup prelim C, mereka berhasil melaju ke final setelah mengalahkan Slovakia dengan skor 6-2 di semifinal. Pertandingan puncak melawan Kanada dijadwalkan pada Minggu, 22 Februari 2026. Tim hoki es putri juga berhasil meraih emas, menambah daftar kesuksesan AS di Olimpiade kali ini.

Perolehan Medali Sementara

Hingga 14 Februari 2026, Tim USA telah mengumpulkan 16 medali, terdiri dari 4 emas, 8 perak, dan 4 perunggu, menempatkan mereka di posisi ketiga klasemen sementara di bawah Norwegia dan Italia. Namun, dengan masih banyak nomor pertandingan yang akan dipertandingkan hingga 22 Februari 2026, peluang untuk menambah pundi-pundi medali masih terbuka lebar.