Temu BEM Ilmu Sosial Indonesia, Fishum UIN Suka sebagai Wadah Silaturrahim Mahasiswa FISIP Se-Indonesia
KilatNews.Co – Temu BEM Ilmu Sosial Indonesia menjadi rangkaian akhir dari International Youth camp (Enjoy Camp) Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora sebagai wadah silaturrahim mahasiswa FISIP Se-Indonesia, pada Jum’at, 12/11/21.
Pertemuan ini tidak hanya silahturrahim biasa tetapi juga mengangkat suatu bahasan menindaklanjuti dari Forum Group Discussion mengenai urgensi peran mahasiswa dalam menyelematkan demokrasi Indonesia.
Ketua Dema Fakultas Fajar menyampaikan bahwasanya pertemuan ini diadakan hanya untuk memfasilitasi peserta yang ingin mengungkapkan pendapatnya mengenai demokrasi di Indonesia saat ini. “kami sebagai penyelenggara hanya memfasilitasi teman-teman yang ingin memberikan pendapatnya dan ingin mendiskusikan output dari acara Enjoy ini.” Jelas Fajar.
Baca Juga:
Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora UIN Suka Gelar International Jogja Youth Camp (Enjoy Camp)
Cegah Lonjakan Kasus COVID-19, Masyarakat Diimbau Menahan Diri Hadapi Libur Akhir Tahun
Ach Musthafa Roja’ selaku Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora sekaligus pimpinan Forum mempertegas bahwa temu BEM Ilmu Sosial Se-indonesia ini tidak bertujuan membentuk ruang baru ataupun lembaga baru, akan tetapi kegiatan ini hanya sebagai silahturrahim dan komunikasi yang hasilnya akan dibawa pulang ke asal daerah masing-masing. Menurutnya, agar kegiatan ini dapat berjalan sesuai dengan niat baik penyelenggara untuk menampung aspirasi mahasiswa tanpa menimbulkan maksud lain dari banyak pihak yang berkepentingan.
Hasil dari pertemuan ini BEM Ilmu Sosial se-Indonesia merumuskan 4 poin penting yang menjadi rekomendasi dan pernyataan untuk dibahas serta ditindaklanjuti kedepannya. Pernyataannya yaitu: pertama, menolak adanya money politik dalam proses demokrasi dan siap menjadi inisiator pemuda anti politik uang. Kedua, memberikan ruang terhadap Kebebasan berpendapat dan keterbukaan informasi publik. Ketiga, menolak segala bentuk Represifitas Aparat terhadap mahasiswa. Dan keempat, mengawal kasus-kasus pelecehan sexual di kampus dan pemberdayaan perempuan.
Sebagai bukti pernyataan sikap rumusan ini ditandatangani oleh 20 BEM Ilmu Sosial se-Indonesia, dan diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh peserta Enjoy Camp.