Tim bulu tangkis ganda putra Indonesia telah memulai program aklimatisasi lebih awal di Milton Keynes, Inggris, sebagai persiapan jelang turnamen bergengsi All England 2026. Langkah ini diambil untuk memastikan para atlet dapat beradaptasi penuh dengan perbedaan waktu dan cuaca ekstrem antara Indonesia dan Inggris.
Pelatih ganda putra Indonesia, Antonius Budi Ariantho, mengungkapkan pentingnya program adaptasi ini. “Menurut saya sangat bagus kami bisa berangkat lebih awal. Pengaruhnya cukup besar untuk anak-anak,” ujar Antonius, peraih medali perunggu Olimpiade Atlanta 1996 itu, pada Rabu (25/2/2026).
Menurut Antonius, adaptasi dini ini krusial untuk performa maksimal. “Dengan begini, saat bertanding nanti kendala seperti jetlag atau perubahan cuaca yang ekstrem bisa teratasi,” tambahnya.
Para pebulu tangkis, termasuk Alwi Farhan dan rekan-rekannya, memulai latihan aklimatisasi di Milton Keynes sejak Selasa, 24 Februari 2026. Program ini dijadwalkan berlangsung hingga Sabtu, 28 Februari 2026.
Milton Keynes dipilih sebagai lokasi aklimatisasi karena jaraknya sekitar 120 kilometer di sebelah selatan Birmingham, kota tempat All England 2026 akan diselenggarakan. Setelah menyelesaikan program adaptasi, seluruh tim direncanakan akan berpindah ke Birmingham pada Minggu, 1 Maret 2026, untuk persiapan akhir sebelum turnamen dimulai.




