Dua seri balapan Formula 1 (F1) di kawasan Timur Tengah dipastikan tidak akan digelar sesuai jadwal. Keputusan ini diambil menyusul situasi konflik yang memanas di wilayah tersebut, memaksa pihak penyelenggara menunda Grand Prix Bahrain dan Grand Prix Arab Saudi.
Sebelumnya, GP Bahrain dijadwalkan berlangsung pada 12 April 2026, dan disusul GP Arab Saudi sepekan kemudian. Namun, kondisi keamanan di Timur Tengah yang belum stabil membuat F1 mengambil langkah tegas menjelang pelaksanaan balapan.
Pernyataan Resmi Formula 1
Dalam pernyataan resminya, pihak Formula 1 mengonfirmasi pembatalan tersebut. “Rangkaian Grand Prix di Bahrain dan Arab Saudi yang direncanakan digelar pada April tidak bisa dilaksanakan,” demikian bunyi pernyataan tersebut.
Pembatalan ini tidak hanya berdampak pada ajang F1 saja. Seri pendukung seperti Formula 2 (F2), Formula 3 (F3), hingga F1 Academy juga ikut terkena imbas dari perubahan jadwal tersebut. “Situasi di kawasan Timur Tengah memaksa penyelenggara menunda F1 beserta F2, F3, dan F1 Academy dari jadwal awal,” tambah pernyataan F1.
Keputusan ini menyoroti dampak serius dari ketidakstabilan geopolitik terhadap kalender olahraga internasional, khususnya di ajang balap motor paling bergengsi di dunia.



