Seorang pelajar harus banyak belajar. Mereka yang hari ini memaksimalkan waktu untuk belajar maka akan tumbuh menjadi pribadi yang matang dan bertalenta. Itulah sebabnya IPNW senantiasa meluangkan waktu untuk mengundang para narasumber dari banyak kalangan. Seperti hari ini, bukan kaleng-kaleng yang diundang sebagai narasumber, Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW) Prof. Dr TGH Zainal Arifin Munir, Lc. MAg.
Beberapa poin penting yang disampaikan oleh guru besar UIN Mataram ini mula-mula mengajar para kader IPNW berfikir jauh kedepan untuk mempersiapkan diri menjadi generasi hebat. Coba perhatikan mereka yang hari ini memiliki prestasi gemilang. Apa mereka ujug-ujug meraih apa yang dicita-citakannya?
Semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk maju. Untuk berkembang. Untuk menjadi pribadi unggul yang membanggakan, yang bermanfaat untuk kegemilangan agama dan bangsa yang kuat. Dan semua itu bisa diraih hanya dengan upaya sungguh-sungguh belajar, terut meningkatkan talenta diri di berbagai bidang, dan yang terpenting memiliki akhlakul Karimah, anak muda yang menjunjung tinggi kebaktian kepada Yang Maha Agung Allah SWT.
Tokoh yang menjadi mudir ponpes terbesar di Lombok Tengah Yanmu NW Praya ini juga mengingatkan bahwa tidak seorangpun yang lahir langsung menjadi alim, tapi mereka tumbuh dengan menafaki jenjang pendidikan yang ada. Bukan sekedar menghabiskan jatah umur, tapi benar-benar belajar giat.
termasuk orang-orang besar yang saat ini kita lihat, mereka sudah melalui proses panjang penuh tantangan, ujian, bahkan pengorbanan waktu dan tenaga yang tidak sedikit. Mereka yang punya peran dan kehormatan tersebut sudah berada dalam posisi menjadi pelajar dulunya. Mengisinya waktu kecilnya dengan memanfaatkan waktu sebaik-baiknya.
Namun jangan pernah lupa bahwa akhlakul karimah harus dijunjung tinggi. Abah Sekjend mengutip ayat Wainnaka laala khuluqin azim. Bahwa Nabi sendiri telah disanjung oleh Allah Swt bukan karena ketampanan, bukan pula popularitas, tapi dipunya tatakrama mulia. Termasuk akhlak mulia ketika mendapat teguran berlapang dada. Karena kita menganggap sebagai hal positif dan wajar.
Ingat kata beliau, bahwa banyak orang yang tersandung bukan dengan batu besar, tapi tidak sedikit yang tersandung dengan kerikil kecil. Artinya jangan meremehkan perkara kecil, satu contoh menunda nunda waktu kita anggap biasa, tapi akibatnya masa depan suram, karena kita tidak bisa meraih cita-cita oleh karena waktu yang semestinya digunakan belajar selalu kita bilang nanti dulu.
Symbol-symbol kebangsaan, ciri khas beragama dan tradisi Nahdhiyyah kita harus kita hormati, jagalah dan lestarikan. Maka ketika menyanyikan Lagu kebangsaan Indonesia Raya, sikap kita berdiri tegap lurus kedepan. Tidak elok kita mondar-mandir saat lagu Marse NW di senandungkan. Karena itulah cara kita menghargai organ Organisasi.
Masyayikh Ma’had Darul Qur’an Wal-Hadits ini mengajak untuk sama-sama melihat contoh nyy pada kehidupan insan teragung sejagad. Nabi SAW memberikan penghormatan saat datang sahabat bernama Saad bin Abi Waqqas, Rasulullah mengomando untuk berdiri. Nah.. Kita di NW tradisi itu telah dibiasakan ketika menyambut kedatangan guru dengan berdiri.
Bukan hanya di zaman Rasul Tradisi penghormatan kepada orang terhormat, termasuk menghargai symbol negara itu terjadi, Abah menceritakan bagaimana sikap saudara-saudari negeri jiran Malaysia, ketika lagu kebangsaannya dinyanyikan, meskipun mereka sedang menikmati hidangan makan di restoran, mereka berhenti makan sejenak, lalu berdiri khidmat sampai lagu kebangsaannya selesai.
Acara tasyakuran MILAD IPNW yang berlangsung di Kantor PDNW Selasa sore 17 Pebruari 2026 itu berjalan lancar. Hadir pula membersamai Abah Sekjend PBNW yaitu Ketua PD Pemuda NW Loteng, H. Lalu Ramadhan, bersama sekretarisnya Rijal Kairo. Dan acara ditutup dengan zikir doa dengan harapan kita senantiasa dianugerahi keyakinan, keikhlasan dan keistiqomahan dalam menunaikan tugas sebagai khalifah Allah dimuka bumi.
Penulis: Abdul Manan Marda
(Kontributor Banom Pimpus Pemuda NW)
SELASA 17 PEBRUARI 2026



