Pemerintah Kabupaten Gresik memberikan kado istimewa bagi warganya dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Pemkab Gresik ke-52 dan Hari Jadi Kota Gresik ke-539. Kado tersebut berupa program relaksasi pajak besar-besaran, mencakup diskon Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar 25 persen serta pemutihan denda pajak daerah.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan bahwa peringatan hari jadi Gresik harus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. “Di usia 539 tahun ini, kita bukan hanya merayakan sejarah. Kita merangkul satu sama lain sebagai keluarga besar. Gresik adalah rumah kita bersama,” ujar Yani pada Senin (9/3/2026).
Rincian Program Relaksasi Pajak
Melalui program ini, Pemkab Gresik memberlakukan pemutihan 100 persen denda administratif pajak daerah. Jenis pajak yang termasuk dalam pemutihan ini antara lain Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) seperti restoran, hotel, parkir, hiburan, dan listrik, serta Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Selain itu, juga mencakup Pajak Air Tanah, Pajak Reklame, dan Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB).
Program pemutihan denda ini berlaku mulai 9 Maret hingga 9 April 2026.
Selain pemutihan denda, Pemkab Gresik juga memberikan diskon pokok PBB-P2 sebesar 25 persen. Potongan ini memiliki nilai maksimal Rp539 ribu, sebagai simbol usia Kabupaten Gresik yang ke-539 tahun. Diskon PBB-P2 ini berlaku hingga 9 April 2026.
Tak hanya itu, Pemkab Gresik juga menawarkan diskon 50 persen Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) khusus untuk transaksi waris serta hibah dari orang tua kepada anak. Diskon BPHTB ini memiliki batas waktu yang lebih panjang, yakni hingga 9 Mei 2026.
Komitmen Sektor Kesehatan
Di luar kebijakan fiskal, Pemerintah Kabupaten Gresik juga menegaskan komitmennya pada sektor kesehatan. Bupati Yani menyampaikan bahwa layanan kesehatan tetap menjadi prioritas melalui program Universal Health Coverage (UHC) guna memastikan seluruh masyarakat Gresik memiliki akses terhadap pelayanan kesehatan.
Menurutnya, pemerintah daerah juga telah memastikan kembali aktivasi data kepesertaan BPJS yang sebelumnya sempat mengalami kendala.




